Tidak semua bisnis membutuhkan modal yang besar, SDM yang pintar, dan lulus sarjana. Bisnis bisa dijalankan dengan modal yang sangat minim bahkan tanpa modal sekalipun. Kita bisa memanfaatkan bahan – bahan yang sudah kita anggap sebagai sampah, namun bisa kita jadikan sebagai mata pencaharian yang cukup menguntungkan.
Semua pasti sudah mengetahui apa kain perca itu. Kain perca adalah kain sisa dalam pembuatan sesuatu misalkan baju, tirai, dll yang sudah tidak terpakai. Bagi sebagian orang kain perca dianggap sebagai sampah yang harus dimusnahkan, tetapi bagi sebagian masyarakat yang mempunyai kreativitas yang tinggi kain perca bisa disulap menjadi produk siap pakai yang bagus dan bernilai jual tinggi.
Contoh produk yang terbuat dari kain perca misalnya bed cover, bros ,tas, baju, boneka, taplak meja, dll. Dari bahan baku yang sangat mudah kita dapatkan, bisnis produk kain perca bisa mendatangan omset yang sangat besar. Kita bisa mengambil contoh misalnya bed cover, sekarang ini harga dari produk tersebut sangat mahal apalagi jika motif dan bahannya bagus. Dibarengi dengan meledaknya permintaan dari konsumen maka harga dari bed cover produk kain perca bisa melambung.
Peluang bisnis kain perca sangat bagus. Apalagi jika kita bisa mengembangkan ide kreatif kita dengan menciptakan produk – produk baru yang unik dan lucu. Pangsa pasar bisa kita dapatkan dengan mudah. Bisnis kain perca yang sekarang ini sedang marak yaitu bros-bros cantik dan unik. Mengingat sekarang ini fasion jilbab sedang naik daun. Para hijaber cenderung memburu dan mengoleksi bros-bros agar penampilannya menarik.
Apakah anda tahu??? Bros – bros yang sering di pakai oleh para hijaber itu terbuat dari kain perca yang hanya membutuhkan secuil kain. Tapi hasilnya sangat cantik. Pengrajin bros hanya membutuhkan modal Rp 500,- untuk untuk membuat 1 buah bros, dan rata-rata dari mereka bisa menjual dengan harga Rp 5.000 – Rp. 20.000,- dan mereka bisa menjual tiap harinya mencapai 900 buah bros.
Banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan memanfaatkan kain perca. Selain mendapatkan keuntungan yang berlimpah juga bisa digunakan sebagai pengisi waktu luang bagi ibu-ibu rumah tangga. Jika bisnis kain perca sudah berkembang otomatis permintaan dari pelanggan meningkat, dan pasti kita membutuhkan karyawan. Sehingga bisa mengurangi pengangguran. Selain itu kita telah melakukan 3R yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle yang bisa mengurangi populasi sampah di negara kita.
Bagi kaum muda-mudi yang sibuk dengan urusan sekolah, urusan kuliah atau kantor bisa juga ikut menjalankan bisnis ini. Mungkin mereka bisa menjadi marketingnya. Mereka yang cenderung akrab dengan internet bisa memanfaatkan internet sebagai ajang promosi. Jadi pangsa pasar dan peminat dari produk kain perca tidak monoton itu-itu saja. Bahkan produk ini diharapkan bisa mencapai dunia internasional dengan adanya ekspor ke luar negeri.
Dengan demikian para pengrajin kain perca tidak mengalami kekhawatiran produk tidak laku di pasaran karena mereka akan dibantu oleh para muda – mudi mempromosikan produknya.
Sumber :
